Tepatnya satu bulan yang lalu, ketika seorang teman telah melakukan hal yang salah, kehidupannya mulai tidak nyaman. Hampir setiap hari dia menerima telepon dari seorang wanita yang merasa terusik dengan kehadirannya didunia ini.
Ingin rasanya menyudahi semua ini, tapi nyatanya sulit karena "kapal sang waktu" belum mau berlabuh di dekatnya.
Aku yakin!!
Dia tidak akan mengambil laki-lakimu.
Dia tidak akan membuat laki-lakimu lari darimu.
Dia tidak akan membuat laki-lakimu mendekat untuk memilikinya.
Mereka hanya berteman. Bersahabat.
Dia hanya mencoba menjadi teman sejatinya yang selalu ada dikala dirinya membutuhkan itu.
Dia selalu berusaha membantu hubungan kalian agar lebih baik dan semakin harmonis.
Aku, sebagai temannya.. Memohon maaf apabila temanku telah membuatmu merasa tidak nyaman. Tapi perlu kamu ketahui bahwa temanku pun tidak nyaman dengan perlakuanmu yang sering telepon baik siang ataupun malam hari.
Jangan takut untuk kehilangan seseorang. Karena semakin kamu takut kehilangan seseorang, itu berarti kamu belum siap untuk memilikinya.
Lepaskan dia, maka kamu tidak akan pernah takut untuk kehilangannya.
Kuatkan kakimu untuk kamu berdiri dengan rassa percaya diri yang kuat.
Berfikirlah beberapa kedepan, agar pola fikirmu tidak terlalu sempit.
Berpenampilanlah seperti bosmu, agar kamu bisa merasakan menjadi bos.
Bertemanlah dengan orang-orang yang di atas levelmu (segi ekonomi) agar kamu tau bagaimana sikap dan perilaku mereka.
Selalu berfikir & bertindak selangkah lebih maju akan membuat kamu percaya diri ketika dihadapkan suatu masalah.
Pesan dari temanku tersayang,
"Semoga aku bisa menyudahi ini semua. Dan semoga laki-lakimu bisa menerima alasanku"
BR,
Girlpower
Saturday, April 30, 2011
Monday, April 25, 2011
Kawan, Maaf telah melupakanmu sejenak..
Dear Blog,
You are my friend, the best friend i ever had.
Karena cuma kamu yang mau mendengarkan semua curahan hatiku tanpa ada penolakan.
Maaf karena telah melupakanmu sejenak, it's been a long time since i have posted. And now, i'm back to the blog today.
Kemarin aku telah menulis tentang Rahasia perempuan di http://girlpower-thesecret.blogspot.com/, yang semoga saja dapat menginsirasikan para wanita Indonesia. Agar supaya bisa lebih tegar dalam menjalani kehidupan ini.
Dan selanjutnya, aku akan menulis dan menulis lagi tentang kekuatan seorang wanita yang harus digali untuk menuju kekuatan yang sempurna dan seimbang.
i'd love to write
;)
You are my friend, the best friend i ever had.
Karena cuma kamu yang mau mendengarkan semua curahan hatiku tanpa ada penolakan.
Maaf karena telah melupakanmu sejenak, it's been a long time since i have posted. And now, i'm back to the blog today.
Kemarin aku telah menulis tentang Rahasia perempuan di http://girlpower-thesecret.blogspot.com/, yang semoga saja dapat menginsirasikan para wanita Indonesia. Agar supaya bisa lebih tegar dalam menjalani kehidupan ini.
Dan selanjutnya, aku akan menulis dan menulis lagi tentang kekuatan seorang wanita yang harus digali untuk menuju kekuatan yang sempurna dan seimbang.
i'd love to write
;)
Sunday, April 24, 2011
Stay Sharp!
Nice Story from Muslim Communities..
May Allah SWT bless all of you, always.
Once upon a time a very strong woodcutter asked for a job in a timber merchant, and he got it. The pay was really good and so were the work conditions. For that reason, the woodcutter was determined to do his best.
His boss gave him an axe and showed him the area where he was supposed to work. The first day, the woodcutter brought 18 trees.
"Congratulations," the boss said. "Go on that way!" Very motivated for the boss' words, the woodcutter try harder the next day,but he only could bring 15 trees. The third day he try even harder, but he only could bring 10 trees. Day after day he was bringing less and less trees.
"I must be losing my strength", the woodcutter thought. He went to the boss and apologized, saying that he could not understand what was going on.
"When was the last time you sharpened your axe?" the boss asked. "Sharpen? I had no time to sharpen my axe. I have been very busy trying to cut trees."
Our lives are like that. We sometimes get so busy that we don't take time to sharpen the axe." In today's world, it seems that everyone is busier than ever, but less happy than ever. Why is that? Could it be that we have forgotten how to stay sharp?
There's nothing wrong with activity and hard work. But God doesn't want us to get so busy that we neglect the truly important things in life, like taking time to pray, to read. We all need time to relax, to think and meditate, to learn and grow.
If we don't take time to sharpen the axe, we will become dull and lose our effectiveness. So start today. Think about the ways by which you could do your job more effectively and add a lot of value to it.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
May Allah SWT bless all of you, always.
Once upon a time a very strong woodcutter asked for a job in a timber merchant, and he got it. The pay was really good and so were the work conditions. For that reason, the woodcutter was determined to do his best.
His boss gave him an axe and showed him the area where he was supposed to work. The first day, the woodcutter brought 18 trees.
"Congratulations," the boss said. "Go on that way!" Very motivated for the boss' words, the woodcutter try harder the next day,but he only could bring 15 trees. The third day he try even harder, but he only could bring 10 trees. Day after day he was bringing less and less trees.
"I must be losing my strength", the woodcutter thought. He went to the boss and apologized, saying that he could not understand what was going on.
"When was the last time you sharpened your axe?" the boss asked. "Sharpen? I had no time to sharpen my axe. I have been very busy trying to cut trees."
Our lives are like that. We sometimes get so busy that we don't take time to sharpen the axe." In today's world, it seems that everyone is busier than ever, but less happy than ever. Why is that? Could it be that we have forgotten how to stay sharp?
There's nothing wrong with activity and hard work. But God doesn't want us to get so busy that we neglect the truly important things in life, like taking time to pray, to read. We all need time to relax, to think and meditate, to learn and grow.
If we don't take time to sharpen the axe, we will become dull and lose our effectiveness. So start today. Think about the ways by which you could do your job more effectively and add a lot of value to it.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Monday, December 6, 2010
Pertama di Persit
Saya akan menceritakan pengalaman pertama kali saya menjabat sebagai Istri seorang prajurit.
Tepatnya , akhir bulan Januari saya menikah dengan seorang prajurit TNIAD.
Sejak itulah saya menjabat sebagai seorang istri prajurit yang berarti menjabat pula sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana.
Pengalaman pertama saya berkecimpung di dunia militer, karena basicly keluarga saya berasal dari sipil.
Awalnya dag dig dug deg dog --> kebanyakan yah.. :D maksudnya deg deg-an ketika pertama kali saya diminta hadir dalam pertemuan rapat pengurus dan arisan anggota. Saya berusaha memenuhi peraturan yang Ada,Dari mulai cara berpakaian sampai cara berbicara dengan Ibu Komandan dan Mba-mba yang lebih senior. Yaaa, walaupun tidak terlalu asing bagi saya untuk menjaga tata cara berbicara dengan senior, karena saya pernah mengikuti pendidikan PASKIBRA dan menjadi anggota PPI (Purna Paskibraka Indomesia).
Saya mengenakan PSK, yang notabene sama dengan anggota lain.
Dalam acara arisan itu, saya diminta untuk memperkenalkan diri.
Dan yang harus diperhatikan adalah kita harus hafal Nomor induk pokok suami kita, tapi saya juga kurang tau apakah itu memang keharusan atau tidak. Mungkin lama-lama akan hafal, tetapi untuk yang baru-baru menghafal agak "njelimet" juga sih...
Perkenalan biasa, nyanyi... tanya jawab kenapa bisa menikah dengan "dia", kenapa mau menikah dengan tentara, dan lain lain deeeh.
Setelah acara perkenalan itu selesai, sedikit saya dibisikin oleh Ibu Wadan. dan beliau mengorek-si apa yang saya kenakan, ini dia urutannya dari atas kepala sampai ujung kaki:
1. Karena saya mengenakan jilbab, jadi warna jilbab harus senada dengan PSk.
2. Jilbab dimasukkan ke dalam baju.
3. Dalaman atau ciput jilbab harus berwarna hitam (saat itu warna ciput saya putih--> kena deh)
4. Lencana Persit KCK disematkan di kerah baju bagian bawah sebelah kiri.
5. Seragam PSK harus berkancing 4 (kancing bulat) dengan lubang kancing melintang vertikal. (dan saya, kancing bajunya 5.. hehe)
6. Boleh mengenakan jam tangan, tetapi harus bertali kulit warna hitam, tidak boleh yang gemerlap, apalagi ada berlian di lingkaran nya) --> oke laaah, jam tangan hitam saya punya =)
7. Rok atau bawahan dibentuk seperti seragam SMU pada umumnya, ber ploi satu di tengah, dan harus dibawah lutut. Karena saya berjilbab, ya sampai mata kaki doong.
8. Tas harus berwarna hitam polos, tapi kalo mau ada juga di jual di koperasi Tas untuk seragam PSK yang sudah ada logo KCK-nya.
9. Sepatu, juga harus berwarna hitam polos. Nah ini dia.. saya agak sulit mencari sepatu warna hitam polos yang pas dengan ukuran kaki saya..
10. Oiya, ketinggalan.. Boleh menggunakan cincin. Hanya saja 1 cincin di satu lengan. Artinya hanya boleh menggunakan 2 cincin. 1 cincin kawin, satu lagi boleh cincin mutiara yang biasanya senada dengan giwangnya.
ya, begitulah pengalaman saya sebagai newbie di dunia Persit.
Buat teman-teman yang punya cerita seputar Persit, ditunggu ceritanya yaa. Dan buat mba-mba senior, mohon petunjuk... =)
Tepatnya , akhir bulan Januari saya menikah dengan seorang prajurit TNIAD.
Sejak itulah saya menjabat sebagai seorang istri prajurit yang berarti menjabat pula sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana.
Pengalaman pertama saya berkecimpung di dunia militer, karena basicly keluarga saya berasal dari sipil.
Awalnya dag dig dug deg dog --> kebanyakan yah.. :D maksudnya deg deg-an ketika pertama kali saya diminta hadir dalam pertemuan rapat pengurus dan arisan anggota. Saya berusaha memenuhi peraturan yang Ada,Dari mulai cara berpakaian sampai cara berbicara dengan Ibu Komandan dan Mba-mba yang lebih senior. Yaaa, walaupun tidak terlalu asing bagi saya untuk menjaga tata cara berbicara dengan senior, karena saya pernah mengikuti pendidikan PASKIBRA dan menjadi anggota PPI (Purna Paskibraka Indomesia).
Saya mengenakan PSK, yang notabene sama dengan anggota lain.
Dalam acara arisan itu, saya diminta untuk memperkenalkan diri.
Dan yang harus diperhatikan adalah kita harus hafal Nomor induk pokok suami kita, tapi saya juga kurang tau apakah itu memang keharusan atau tidak. Mungkin lama-lama akan hafal, tetapi untuk yang baru-baru menghafal agak "njelimet" juga sih...
Perkenalan biasa, nyanyi... tanya jawab kenapa bisa menikah dengan "dia", kenapa mau menikah dengan tentara, dan lain lain deeeh.
Setelah acara perkenalan itu selesai, sedikit saya dibisikin oleh Ibu Wadan. dan beliau mengorek-si apa yang saya kenakan, ini dia urutannya dari atas kepala sampai ujung kaki:
1. Karena saya mengenakan jilbab, jadi warna jilbab harus senada dengan PSk.
2. Jilbab dimasukkan ke dalam baju.
3. Dalaman atau ciput jilbab harus berwarna hitam (saat itu warna ciput saya putih--> kena deh)
4. Lencana Persit KCK disematkan di kerah baju bagian bawah sebelah kiri.
5. Seragam PSK harus berkancing 4 (kancing bulat) dengan lubang kancing melintang vertikal. (dan saya, kancing bajunya 5.. hehe)
6. Boleh mengenakan jam tangan, tetapi harus bertali kulit warna hitam, tidak boleh yang gemerlap, apalagi ada berlian di lingkaran nya) --> oke laaah, jam tangan hitam saya punya =)
7. Rok atau bawahan dibentuk seperti seragam SMU pada umumnya, ber ploi satu di tengah, dan harus dibawah lutut. Karena saya berjilbab, ya sampai mata kaki doong.
8. Tas harus berwarna hitam polos, tapi kalo mau ada juga di jual di koperasi Tas untuk seragam PSK yang sudah ada logo KCK-nya.
9. Sepatu, juga harus berwarna hitam polos. Nah ini dia.. saya agak sulit mencari sepatu warna hitam polos yang pas dengan ukuran kaki saya..
10. Oiya, ketinggalan.. Boleh menggunakan cincin. Hanya saja 1 cincin di satu lengan. Artinya hanya boleh menggunakan 2 cincin. 1 cincin kawin, satu lagi boleh cincin mutiara yang biasanya senada dengan giwangnya.
ya, begitulah pengalaman saya sebagai newbie di dunia Persit.
Buat teman-teman yang punya cerita seputar Persit, ditunggu ceritanya yaa. Dan buat mba-mba senior, mohon petunjuk... =)
Thursday, September 30, 2010
God, Is it fair?
Dalam article kali ini saya masih mengupas tentang hal-hal yang kurang adil yang sering terjadi dalam keluarga. Ketika suatu hal adalah 'adil' menurut seseorang, tp belum tentu 'adil' menurut orang lain.
Cerita yang akan saya tuangkan ini lagi-lagi dari rekan kerja saya.
Seorang wanita muda (kira2 19 tahun) yang sudah harus dihadapkan dengan masalah keluarga yang cukup complicated.
Sebut saja "wati", ia memiliki kedua orang tua yang "lengkap" atau "lebih" malah..
Ayahnya bekerja di satu perusahaan dengannya. Kita semua tau kalo Ayahnya beristri dua, dan kita semua berfikir keluarganya pun sudah menerima keadaanya termasuk anak-anaknya.
Tapi ternyata, dibalik kepemimpinan ayahnya di tempat saya bekerja, tidak seberhasil di kehidupan rumah tangganya. dan alhasil, yang dirugikan adalah sang anak.
Yang saya tidak habis fikir, selama ini sang ayah selalu merasa adil, dengan membagi beberapa hari untuk tinggal bersama istri tua dan beberapa hari untuk tinggal bersama istri muda. Memberinya kebutuhan "uang", dan lain sebagainya.
Tapi nyatanya, istri tuanya belum bisa merasakan hati yang legowo atau ikhlas. dan anak-anaknya pun merasakan hal yang sama. Sedih rasanya setiap hari mendengar curahan hati sang anak "wati" ini.
Kenapa sih? Kenapa mereka para orang tua, tidak berfikir panjang untuk kesejahteraan keluarganya. Apa yang mereka cari, sementara anaknya sudah 5, dan sudah dewasa semuanya.
Buat para orang tua, jangan lupakan bahwa menikah adalah satu bentuk ibadah kita kepada Tuhan YME. dan hal-hal yang tidak boleh kalian lupakan juga adalah:
1. Jadilah pasangan sejati untuk pasangan hidup kalian.
2. Jadilah orang tua yang baik bagi anak-anak kalian
3. Bekerjalah atau berusaha untuk dapat menghidupi dan membahagiakan keluarga kalian
4. Hidup bermasyarakat dengan rukun untuk memperat tali silaturahmi antar sesama manusia.
Semoga dikemudian hari keadilan yang sesungguhnya akan kita peroleh.
Jangan pernah takut untuk setia dengan pasangan kita.
Cerita yang akan saya tuangkan ini lagi-lagi dari rekan kerja saya.
Seorang wanita muda (kira2 19 tahun) yang sudah harus dihadapkan dengan masalah keluarga yang cukup complicated.
Sebut saja "wati", ia memiliki kedua orang tua yang "lengkap" atau "lebih" malah..
Ayahnya bekerja di satu perusahaan dengannya. Kita semua tau kalo Ayahnya beristri dua, dan kita semua berfikir keluarganya pun sudah menerima keadaanya termasuk anak-anaknya.
Tapi ternyata, dibalik kepemimpinan ayahnya di tempat saya bekerja, tidak seberhasil di kehidupan rumah tangganya. dan alhasil, yang dirugikan adalah sang anak.
Yang saya tidak habis fikir, selama ini sang ayah selalu merasa adil, dengan membagi beberapa hari untuk tinggal bersama istri tua dan beberapa hari untuk tinggal bersama istri muda. Memberinya kebutuhan "uang", dan lain sebagainya.
Tapi nyatanya, istri tuanya belum bisa merasakan hati yang legowo atau ikhlas. dan anak-anaknya pun merasakan hal yang sama. Sedih rasanya setiap hari mendengar curahan hati sang anak "wati" ini.
Kenapa sih? Kenapa mereka para orang tua, tidak berfikir panjang untuk kesejahteraan keluarganya. Apa yang mereka cari, sementara anaknya sudah 5, dan sudah dewasa semuanya.
Buat para orang tua, jangan lupakan bahwa menikah adalah satu bentuk ibadah kita kepada Tuhan YME. dan hal-hal yang tidak boleh kalian lupakan juga adalah:
1. Jadilah pasangan sejati untuk pasangan hidup kalian.
2. Jadilah orang tua yang baik bagi anak-anak kalian
3. Bekerjalah atau berusaha untuk dapat menghidupi dan membahagiakan keluarga kalian
4. Hidup bermasyarakat dengan rukun untuk memperat tali silaturahmi antar sesama manusia.
Semoga dikemudian hari keadilan yang sesungguhnya akan kita peroleh.
Jangan pernah takut untuk setia dengan pasangan kita.
Thursday, August 19, 2010
the mixcent.flv
The Mixcent Band is a number one Band in PT Gajah Tunggal Tbk. Great song. Congratulation for all and enjoy this song for all member of Mixing Center.
Monday, August 16, 2010
Dirgahayu Indonesiaku
Hari ini, 65 tahun Indonesiaku.
Semoga Indonesia semakin maju dengan tetap memegang teguh Dasar negara Pancasila.
Banyak yang pesimis dengan negeri dan pejabat negeri ini.
Tetapi banyak pula yang tetap bersemangat dan tangguh dalam memelihara, dan membangun negeri ini. Jangan pernah menghentikan semangat mereka yang ingin memajukan negeri ini.
Mari kita dukung menuju Indonesia bersatu, maju dan bersinar di mata dunia.
Dirgahayu Indonesiaku.
Jayalah terus Indonesiaku.
Semoga Indonesia semakin maju dengan tetap memegang teguh Dasar negara Pancasila.
Banyak yang pesimis dengan negeri dan pejabat negeri ini.
Tetapi banyak pula yang tetap bersemangat dan tangguh dalam memelihara, dan membangun negeri ini. Jangan pernah menghentikan semangat mereka yang ingin memajukan negeri ini.
Mari kita dukung menuju Indonesia bersatu, maju dan bersinar di mata dunia.
Dirgahayu Indonesiaku.
Jayalah terus Indonesiaku.
Subscribe to:
Posts (Atom)
